Pernah kepikiran diposting biar jadi food vlogger, tapi masih ragu-ragu?
Tiap mau bikin konten, kepikiran jajannya. Belum ada yang balik, uang jajan udah keluar duluan tiap minggu.
Ngerasa harus punya puluhan ribu followers dulu baru boleh mulai. Padahal cafe kecil nyariin reviewer yang relatable.
Foto dan video makanan numpuk di galeri. Ditonton sebentar, lewat, terus hilang. Nggak jadi apa-apa.
Tips di TikTok berserakan dan setengah-setengah. Nggak ada urutannya, nggak ada contoh kalimat yang tinggal kirim.
Cara fotomu nggak salah. Yang belum Kamu tahu itu gimana bikin kontennya rame sampai bisa barter sama cafe.
Ubah hobi kulineran jadi penghasilan. Cukup modal HP, mulai dari jajanan enak-murah, sampai dibayar cafe dan resto.
Nggak semua makanan yang pricey itu enak. Kamu bisa coba dulu dari jajanan UMKM yang lebih relate sama banyak orang.
Satu kali jajan bisa jadi 3 konten.
Yang tadinya cuma pengeluaran, sekarang jadi portofolio yang dilihat cafe
Yang Kamu pelajari di ebook:
Kamu bukan cuma lagi posting foto random. Kamu lagi bikin portofolio yang bikin owner resto dan cafe pengen ajak kerja sama.
Angka di atas ilustrasi kisaran, bukan jaminan penghasilan. Hasil tiap orang berbeda tergantung usaha, konsistensi, dan kondisi pasar di kotamu.
Sekilas materi yang Kamu pelajari di dalamnya.




Dengan ilmu dari Food Reviewer Cuan Kit:



Tutorial gratis cuma ngajarin cara bikin konten aja. Kit ini bantu Kamu dari awal buat postingan, bikin plan, copywriting, sampai monetisasi dan barter.
"Dulu tiap review cuma bilang enak banget. Setelah pakai bagian bahasa rasa, komentarnya jadi rame, banyak yang bilang jadi pengen nyoba tempatnya."
"Followers saya masih ratusan, minder mau nawarin diri. Pakai template proposal barter, saya kirim ke lima kedai. Dua bales, satu ngajak ketemu."
"Bagian rotasi budget yang paling ngena. Selama ini saya kulineran asal jalan, boros. Sekarang jajannya terjadwal dan tiap kunjungan saya panen tiga konten."
"Struktur hook 3 detik dan verdict harga bikin video saya beda dari sebelumnya. Ada yang nonton sampai habis dan nanya alamat warungnya di kolom komentar."

Peluangnya tetap ada. Cafe dan warung kecil sering lebih butuh reviewer yang relatable dan aktif di kotanya daripada selebgram dengan followers ratusan ribu. Di Bab 8 dibahas cara approach-nya, dan template proposal barter-nya sudah disiapkan biar Kamu tinggal isi dan kirim. Hasilnya tetap tergantung konsistensi kontenmu.
Justru ini disusun untuk yang mulai dari nol. Urutannya dari pilih lensa reviewer, cara rekam pakai HP, cara menyusun video, sampai cara menawarkan diri ke cafe. Ditutup dengan action plan 30 hari yang tinggal Kamu ikuti minggu demi minggu.
Nggak. Semua teknik di ebook dirancang untuk kamera HP dan cahaya alami. Di Bab 3 ada tabel alat wajib dan alat opsional, jadi Kamu tahu mana yang benar-benar perlu dan mana yang bisa ditunda sampai nanti.
Itu justru yang dibahas di Bab 3. Ada strategi rotasi budget jajan dan cara mulai dari jajanan di bawah Rp 20 ribu. Ditambah bonus Tracker Kulineran, Kamu bisa lihat pengeluaran dan hasilnya di satu file, jadi kelihatan sudah balik modal atau belum.
Di Bab 8 ada catatan ringan soal skema pajak kreator, termasuk batas penghasilan tidak kena pajak Rp 54 juta per tahun sesuai ketentuan DJP. Sifatnya pengantar biar Kamu nggak kaget, bukan nasihat pajak atau keuangan. Untuk kasus spesifik, tetap konsultasikan ke konsultan pajak.
Ebook PDF 100+ halaman yang bisa dibaca di HP, laptop, atau tablet, plus 5 bonus: Template Proposal Barter Cafe (PDF), Media Kit Food Reviewer (PDF), 30 Ide Konten Review (PDF), Tracker Kulineran & Cuan (Excel), dan Poster Kamus Bahasa Rasa (PNG A4). Ada garansi 7 hari uang kembali 100%. Kalau nggak cocok, uangmu kembali tanpa ditanya.
9 bab berurutan. Kamus bahasa rasa. Formula konten review. Template proposal barter. Media kit. 30 ide konten. Tracker kulineran. Action plan 30 hari. Garansi 7 hari.
Mulai Jadi Food Reviewer Sekarang